2XKO menjadi langkah besar Riot Games memasuki genre fighting. Game gratis ini membawa para champion League of Legends ke pertarungan tag-team 2 lawan 2 dan kini tersedia di PC, PlayStation 5, serta Xbox Series X|S. Pemain dapat mengendalikan dua karakter sendiri atau berbagi tim dengan teman, menjadikan kerja sama sebagai identitas yang membedakannya dari banyak game fighting modern.
Pertarungan Mudah Dimulai, Sulit Dikuasai
2XKO menggunakan input yang lebih sederhana dibandingkan sejumlah fighting game tradisional. Serangan dasar, jurus khusus, assist, pergantian karakter, parry, dan super move dapat dipelajari tanpa harus menghafal terlalu banyak kombinasi tombol. Pulse Combo bahkan membantu pemain baru menghasilkan rangkaian serangan secara otomatis.
Kemudahan tersebut tidak membuat pertarungannya dangkal. Pemain tetap harus memahami jarak, waktu menyerang, pengelolaan meter, pemulihan kesehatan karakter cadangan, serta kapan memanggil assist. Kesalahan pergantian karakter dapat membuat dua anggota tim terkena serangan sekaligus. Sistem Fuse menambah variasi dengan mengubah fungsi tim, termasuk cara melakukan tag, memakai assist, atau memperkuat satu petarung.
Duo Play Menjadi Kekuatan Terbesar
Bermain bersama teman memberikan pengalaman paling khas. Satu pemain mengendalikan champion utama, sedangkan rekannya menunggu giliran sambil menentukan waktu assist. Komunikasi diperlukan agar pergantian tidak memutus combo atau membuka pertahanan.

Riot terus memperkuat fitur duo melalui matchmaking khusus, komunikasi suara dalam game, dan Local Duos. Pemain solo tetap dapat menikmati seluruh mekanik, tetapi koordinasi dua orang menghasilkan ketegangan dan kegembiraan berbeda. Kemenangan terasa seperti hasil kerja sama, sedangkan kekalahan sering memunculkan bahan evaluasi yang lebih jelas.
Roster, Visual, dan Konten
Situs resmi menampilkan 15 champion yang dapat dimainkan, termasuk Ahri, Akali, Caitlyn, Darius, Ekko, Jinx, Senna, Thresh, Vi, Warwick, dan Yasuo. Setiap karakter mempunyai siluet, kecepatan, jangkauan, serta fungsi tim berbeda. Lux dan Samira juga telah diumumkan sebagai champion berikutnya.

Animasi serangan terlihat tajam, penuh warna, dan mudah dibaca saat pertandingan tidak terlalu ramai. Adaptasi desain Runeterra terasa kuat tanpa sekadar memindahkan model dari League of Legends. Kekurangannya, roster masih terasa terbatas untuk game yang mewajibkan pemain memilih dua karakter. Proses membuka champion dan harga kosmetik juga dapat terasa berat bagi sebagian pemain.
Konten di luar pertandingan kompetitif belum semewah Street Fighter 6 atau Tekken 8. Tutorialnya lengkap, tetapi penyajiannya cenderung kaku. Kehadiran mode PvE The Climb memberi ruang untuk bereksperimen, meski belum menggantikan kebutuhan akan cerita atau aktivitas offline yang lebih kaya.
Online Kuat dan Panggung Esports Serius
Rollback netcode, cross-play, cross-progression, ranked ladder, dan lobi bergaya arkade membuat pengalaman daring menjadi salah satu keunggulan 2XKO. Kualitas koneksi tetap bergantung pada jaringan dan jarak pemain, tetapi fondasinya sesuai kebutuhan game kompetitif.

Riot juga membangun Competitive Series 2026 yang terdiri atas 15 Challenger dan lima Major bersama penyelenggara komunitas. 2XKO tampil di Evo 2026 dengan hadiah lebih dari 135.000 dolar AS. Dukungan tersebut memperlihatkan ambisi besar, walaupun masa depannya tetap perlu diamati.
Riot sempat mengecilkan tim pengembang setelah momentum pemain dinilai belum mencapai target. Namun, pembaruan keseimbangan, mode baru, dan champion tambahan masih terus berjalan. Patch 1.2.5 pada Juli 2026 bahkan membawa perubahan besar terhadap champion dan sistem Fuse.
Review
Penilaian memakai bobot berbeda. Sistem pertarungan dan mekanik duo memperoleh porsi terbesar karena menjadi inti permainan. Online, visual, roster, aksesibilitas, konten, dan monetisasi ikut menentukan skor akhir.
| Aspek | Bobot | Nilai | Kontribusi |
|---|---|---|---|
| Sistem pertarungan | 20% | 9,2 | 1,84 |
| Mekanik duo dan tag | 18% | 9,3 | 1,67 |
| Kualitas online | 15% | 9,0 | 1,35 |
| Visual dan animasi | 12% | 9,1 | 1,09 |
| Roster dan keseimbangan | 10% | 8,0 | 0,80 |
| Aksesibilitas | 10% | 8,4 | 0,84 |
| Mode dan konten | 8% | 7,8 | 0,62 |
| Monetisasi dan nilai | 7% | 7,7 | 0,54 |
| Nilai akhir | 100% | 8,8/10 |
Rating
| Format | Hasil |
| Skala 10 | 8,8/10 |
| Skala 100 | 88/100 |
| Bintang | 4,4/5 |
| Nilai huruf | A- |
| Tingkat kesulitan | Menengah–tinggi |
| Status rekomendasi | Sangat direkomendasikan |
2XKO mempunyai fondasi untuk menjadi salah satu fighting game kompetitif terkuat. Mekanik tag kreatif, permainan duo, visual menarik, dan dukungan turnamen membuatnya sulit diabaikan. Namun, roster yang belum luas, konten offline terbatas, monetisasi, serta ketidakpastian momentum komunitas menahannya dari gelar raja genre.
Saat ini, 2XKO lebih tepat disebut penantang serius yang masih harus membuktikan konsistensi jangka panjang. Rating akhir: 8,8/10.
